Dual Mode System | Kementerian Agama RI
    Senin, 20 Mei 2013

    RAKOR LPTK PENYELENGGARA DMS DIWARNAI "AKSI BALASAN"

    Foto

    Rabu malam (25/05/2011) Direktorat Pendidikan Tinggi Islam memulai kegiatan Rapat Koordinasi LPTK Penyelenggara Dual Mode System (DMS). Rakor ini diselenggarakan mulai hari Rabu s.d. Jumat, 25-27 Mei 2010 di Tanjung Pesona Beach Hotel Provinsi Bangka Belitung. Penyelenggaraan Rapat Koordinasi ini dimaksudkan untuk mengevaluasi pelaksanaan DMS yang telah dicanangkan sejak tahun 2008. Perjalanan DMS yang telah berlangsung selama 3 tahun ini diharapkan telah menghasilkan perubahan yang berarti. Sebab DMS ini dipandang lebih baik dibanding model pendidikan terbuka atau jarak jauh. Dalam DMS ini, proses perkuliahan dilangsungkan dengan dua model, yakni tatap muka dan non tatap muka. Begitu pula model penyelesaian studinya, juga menggunakan dua jalur, skripsi dan non skripsi.

    Pembukaan Rapat Koordinasi di Pulau Serumpun Sebalai-begitu Provinsi Bangka Belitung dosebut-diawali dengan Tari Sambut untuk menyambut tamu rombongan dari Kementerian Agama RI. Romgongan Kemenag RI dipimpin oleh Dr. Mastuki, Kasubdit Kelembagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam. Dalam "ritual" Tari Sambut ini, tamu diberi daun sirih dan harus mengunyahnya.

    Dalam acara pembukaan yang dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung, telah terjadi "aksi" berbalas pantun. Sambutan Dr. Mastuki, Kasubdit Kelembagaan yang diakhiri dengan pantun, telah direspon pantun "balasan" dari Ketua STAIN Syaikh Abdurrahman Shiddiq. Dalam tradisi masyarakat lokal, jika tamu "melemparkan" 2 (dua) pantun, maka tuan rumah "wajib membalas"nya dengan pantun yang lebih banyak, minimal dua kali lipat, sebagai bentuk i’tikad penghormatan atas tamu.

    Dalam sambutannya, Ketua STAIN merasakan bahwa Kegiatan Rapat Koordinasi ini dianggap sebagai Pra-ACIS. "Kegiatan ini menjadi bentuk persiapan dari tuan rumah untuk mempersiapkan Annual Conference on Islamic Studies (ACIS) pada bulan Oktober mendatang," kata Prof. Dr. H. Imam Malik, MA dalam sambutannya.
    Rapat Koordinasi ini dihadiri oleh Ketua LPTK Penyelenggara DMS yang berjumlah 30 lembaga; 18 LPTK Induk dan sisanya dari LPTK Mitra.

    Penjaminan Mutu DMS
    Peningkatan Kualifikasi S-1 melalui DMS ini mempunyai kekhasan untuk memfasilitasi guru-guru PAI dan MI dalam meningkatkan kualifikasinya. Penjaminan mutu harus dilakukan baik secara internal maupun eksternal. Sebagian besar LPTK merasa keberatan jika penjaminan mutu dilakukan dengan mengikuti ala BAN-PT. Untuk itu peserta juga mengusulkan agar panduan penjaminan mutu yang dibuatnya sudah dimodifikasi. "Penjaminan mutu ini lebih ditekankan kepada proses DMS itu sendiri." Dalam penyusunan tersebut, Kementerian Agama akan melibatkan kembali Tim Taskforce DMS, yang terdiri dari Prof. Dr. H. Aziz Fachrurrozi, MA (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Prof. Dr. H. Ahmad Tafsir, MA (UIN Sunan Gunung Jati), Dr. Achmad Chuffadz (UPI Bandung), Prof. Dr. H. Maksum Muchtar, MA (IAIN Syech Nurjati), Drs. Rudi Susilana, M.Pd (UPI Bandung), Drs. Asep Herry, M.Pd. (UPI Bandung)
    Rekomendasikan Penambahan Kuota 2012
    Rapat Koordinasi selama tiga hari di Pulau Serumpun Sebalai berlangsung cukup dinamis. Bahkan pada malam kedua, rapat berlangsung hingga tengah malam. Dalam rapat tersebut mengemuka usulan bahwa karena banyaknya guru madrasah yang belum berkualifiksi S-1, Rapat Koordinasi merekomendasikan penambahan kuota tahun 2012. Sebagian besar LPTK Penyelenggara DMS ini menyerahkan daftar tunggu calan mahasiswa DMS ini, dalam kisaran 50 s.d. 500 mahasiswa.
    "Tahun 2011 tidak ada penambahan kuota," jelas Dr. Mastuki. Alokasi program peningkatan kualifikasi S-1 tahun 2011 diperuntukkan bagi guru PAI melalui jalur regular. “Subdit Kelembagaan akan mendorong agar rekomendasi ini bisa diwujudkan pada anggaran tahun 2012,” tegas Mastuki pada saat memimpin rapat tindak lanjut 2012. Rakor ini juga meminta agar kuota baru dibuka pula untuk guru bidang studi di luar PAI dan Guru MI. Sehingga, guru di semua jenjang pada madrasah bisa diakomodir.
    Rekomendasi lainnya adalah perlunya alokasi DIPA pada tahun 2012 baik yang berjalan ataupun kuota baru diharapkan melekat pada masing-masing PTAI sebagai LPTK Penyelenggara. Mengingat dualisme LPTK Induk dan Mitra tidak berpengaruh secara signifikan.
    Rakor diakhiri dengan berkeliling ke tempat-tempat wisata pantai di Pulau Serumpun Sebalai ini. (AM)

    Oleh Akrom (-) | Kategori: Umum | Tanggal: 30-05-2011 00:00



    Baca juga dalam Kategori yang Sama:
    • Menag : Kerukunan Umat Beragama Alami Banyak Kemajuan, 00-00-0000
    • Mufti Besar Suriah Akan ke Indonesia dan Memperoleh Gelar Doktor HC dari UIN Sunan Kalijaga, 00-00-0000
    • Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional X di Kendari, Sulawesi Tenggara, 00-00-0000
    • Menag Terima Panitia Pertemuan Besar Umat Beragama, 15-05-2008
    • Wapres Tegaskan tidak Pernah Ada Konflik Agama, 15-05-2008

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    DMS UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta

    DMS UIN Sunan Gunung Djati Bandung

    DMS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

    DMS UIN Susqo Pakanbaru

    DMS UIN Malang

    DMS UIN Alauddin Makassar

    DMS IAIN Ar-Raniry Aceh

    DMS IAIN Jambi

    DMS IAIN Sumatera Utara Medan

    DMS IAIN Imam Bonjol Padang

    DMS IAIN Raden Fatah Palembang

    DMS IAIN Raden Intan Lampung

    DMS IAIN Syech Nurjati Cirebon

    DMS IAIN Walisongo Semarang

    DMS IAIN Sunan Ampel Surabaya

    DMS IAIN Antasari Banjarmasin

    DMS IAIN Mataram

    DMS IAIN Maulana S Hasanuddin Banten

    DMS Khusus

     

    1. Aqidah

    2. Filsafat Pendidikan Islam

    3. Fiqih

    4. Perbandingan Mazhab

    5. Ushul Fiqh

    6. Pembelajaran SKI

    7. Bimbingan Konseling

    8. Modul Pembelajaran IPS

    9. Modul Pengelolaan Pendidikan

    10. Qira'atul Kutub

    11. Mari Belajar Bhs Indonesia

    12. Pembelajaran Bhs Indonesia

    13. Media Pembelajaran

    14. Mtk Dual Mode

    15. Penelitian Pendidikan

    16. Konsep Dasar Penjakes-1

    17. Pembelajaran Penjakes-2

    18. Konsep Dasar PKN-1

    19. Pembelajaran PKN-2

    20. Statistika

    21. Pembelajaran Al-Qur'an dan Hadist

    22. Etika Profesi

    23. Konsep Dasar IPS untuk MI

    24. Pembelajaran Micro Teaching

    25. TIK

    26. Pembelajaran Fiqh

    27. Al-Hadits

    28. Konsep Dasar Matematika

    29. Pembelajaran Matematika

    30. Metodologi Studi Islam

    31. Modul Al-Qur'an

    32. Pemikiran Modern Dalam Islam

    33. Akhlak

    34. Evaluasi Pembelajaran

    35. Pembelajaran Bhs Arab

    36. Bahasa Inggris

    37. Landasan Pendidikan

     

     

    Kopertais Wilayah I

    Kopertais Wilayah IV

    Kopertais Wilayah V

    Kopertais Wilayah VIII

    Kopertais Wilayah XI

    Kopertais Wilayah XIII

     

    PPG [1]

    PPG [2]

     

    Home

    Profil

    Organisasi

    Kelembagaan

    Berita

    Produk Hukum

    Surat-Surat

    Kontak Kami

    Galeri Foto

    Buku Tamu

    Download

    Program Dual Mode System (DMS)

    Modul DMS

    Link

    Kopertais

    Pendidikan Profesi Guru [PPG]







    ©2009 Diktis - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam - Kementerian Agama Republik Indonesia